20111117

drama bumi.


Diri, kenapa kau suka akan langit?

Kerja tangan Tuhan, art of blending by nature ;
Langit itu bebas, tanpa ada garis batas.
Langit itu tak pernah tau arti tembok pemisah.

Kerja tangan manusia, art of judging another ;
Lagi lagi sifatnya mengadu domba.
Pikiran sampah diratah haloba.

Hasilnya ;
Bumi dipisah keratkan, dicerai beraikan.
Lewat analogi tipikal manusia.
Lewat ideologi tipikal manusia.
Lewat propaganda tipikal manusia.
Lewat egoisme tipikal manusia.

Sadarlah ;
Perbalahan.
Pertelingkahan.
Permusuhan.
Peperangan.

Tak bawa kita kemana.

PS: Muak dengan dunia yang tiap waktu penuh dengan bingit manusia yang dahagakan kebencian, tak pernah ada kata untuk berhenti dan buat introspeksi diri. Diamlah, walau hanya sebentar. Dengar, suara bumi kita menangis.



12 pendapat:

Anonim mengatakan...

Mulai lach dr diri sendiri untuk tidak munafik dan tidak egois
Tau mana yg bukan mikiknya...andai semua orang begitu tidak akan ada yg tersakiti

Anonim mengatakan...

Mulai lah dr diri sendiri untuk tidak munafik dan tidak merebut milik orang lain

Sofia Vy Nin mengatakan...

@ anon: terima kasih anon. tapi nampak gaya komentar kamu tak punya apa apa hubungan dengan puisi saya.

saya sedang bercerita tentang masalah dunia, tiada hubungan dengan rebutan / milik dia / milik saya / milik kamu.

mungkin kamu salah blog. peace! :)

Anonim mengatakan...

Saya tau sekali tentang km,dan tau skali km itu seperti apa,,mengulang kesalahan yg sm pd1 orang,,menyakiti bertubi2 tp tdk brn mengakuinya didepan orang lain,,yg ada dlm pikiran hny takut t'lihat buruk dihadapan orang lain
Seandainya memang tdk mau t'lihat buruk mk berbuatlah yg baik,,diberi maaf bkn untuk diulangi tp diberi kesempatan untuk memperbaiki semuanya...jangan pernah memutuskan tali silaturahmi apa lg sm orang yg pernah kau sakiti

Anonim mengatakan...

Saya tau sekali tentang km,dan tau skali km itu seperti apa,,mengulang kesalahan yg sm pd1 orang,,menyakiti bertubi2 tp tdk brn mengakuinya didepan orang lain,,yg ada dlm pikiran hny takut t'lihat buruk dihadapan orang lain
Seandainya memang tdk mau t'lihat buruk mk berbuatlah yg baik,,diberi maaf bkn untuk diulangi tp diberi kesempatan untuk memperbaiki semuanya...jangan pernah memutuskan tali silaturahmi apa lg sm orang yg pernah kau sakiti

Anonim mengatakan...

Jangan hny bs b'bicara lwt puisi,,tetapi tdk bs mengaplikasikanny pd diri sendiri...betul,mau sampai dimana bumi ini kalau kemunafikan itu masih jelas terasa

Sofia Vy Nin mengatakan...

@anon : wah wah wah. kemain anon komen sampai dua tiga kali. semangat betul, terima kasih.

oh, statement pertama. kamu tau sekali tentang saya? bagian mana yang kamu tau tentang saya? orang yang paling dekat saja belum tentu tau semua tentang diri saya apalagi kamu? *troll face*

koreksi ya. saya tidak pernah mengakui saya baik di depan orang orang siapapun itu. dan saya tidak pernah takut dianggap buruk di depan orang lain. tapi kalau tanggepan orang tanpa tau apa apa tentang saya sudah jelek dari dulu, baik manapun perlakuan saya masih tetap akan terlihat jelek dari sisi kamu. jadi percuma.

kalau mau bicara tentang silaturahmi, saya tidak akan memutuskan kalau kamu/sesiapa tidak mengganggu hidup saya. kalau ini jalan terbaik, urusan hidup masing masing biarlah diri sendiri yang menjaganya. saya dengan urusan hidup saya, dan kamu dengan urusan hidup kamu.

puisi itu medium ekspresi saya. terserah saya mau tulis tentang apa, itu bukan urusan kamu untuk menilai kualitas puisi saya. nama juga berantakan, kenapa masih mau peduli tentang apa yang saya tulis?

munafik atau tidak diri saya, tak bergantung kamu untuk menghakimi diri saya. label saja saya sesuka kamu. saya hanya akan senyum dari jauh.

terima kasih sudah berkunjung (^_^)

Anonim mengatakan...

Ternyata memang blm berubah...yach smoga tidak ada korban lain dr keegoisan mu..amin

Anonim mengatakan...

Ternyata memang blm berubah...yach smoga tidak ada korban lain dr keegoisan mu..amin

Anonim mengatakan...

Tidak perlu diberi lebel kl orangnya saja tdk pernah menyadari,,percuma jg diingatkan tp tidak terima..skarang yg bs dilakukan hanya b'doa semoga tidak ada lg korban keegoisan km..amin

Sofia Vy Nin mengatakan...

@anon : terima kasih karena mengingatkan. kata siapa saya tidak terima? jelaskan, kritik dan saran bakal saya terima tiap kamu pos komentar di sini?

jangan bicara kalau belum tau asal usulnya. itu doa saya. amin.

Itik Bali mengatakan...

Vie...aku kesini jadi ada 2 perhatian
1. Baca puisimu : karena aku menikmati dengan membacanya makanya aku bilang keren

2. Baca urutan komen di blogmu antara si anon dengan mu.. : SERU...hahaha

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...