saat aku menghidang nomer nomer dalam dulang hidup
aku merujuk usia, menunjuk waktu yang sedang berdenting
berawal dari tanggal tanggal penting dalam momen tiap kalender sejarah
berlanjutan dengan nilai besar keping keping kertas yang bernama uang
berakhir dengan usia yang sudah satu ketetapan di detak jantung manusia
dalam konteks sejarah dunia tercipta
dalam konteks perwakilan hubungan
dalam konteks lanjutan kita di dunia
matematika hidup itu, kompleks.
Ah, bahasa mudahnya, complicated.
PS: Hari hari akan ada hati untuk menghitung hari. Hari hari akan ada hati menghitung waktu, menghitung uang. Hidup tak pernah lelah untuk tau menghitung. Seberapa sialnya matematika hidup itu, tak akan berhasil untuk tolak kemungkinan betapa penting wujudnya di hidup manusia, kau yang sama seperti aku.
3 pendapat:
Ujian hidup itu ibarat bilangan kompleks. Ada bagian real dan ada bagian imajiner. Perlu transformasi untuk bisa memahami dan melukiskannya.
namun kepuasan setelah mampu menyelesaikan matematika itu lebih bermakna..
walau gagal beberapa kali, tapi akhirnya tetap tiba ke jawapan yang dicari.. =)
menghitung
Poskan Komentar